MODUL PAT BAHASA
INDONESIA KELAS 2 TAHUN 2019-2020
TEMA 7 SUBTEMA 1, 2, 3, dan 4
FABEL
CUPLIKAN FABEL
Juju si kera dan Jojo si jerapah
sama-sama ingin mencari pohon kelapa. Juju ingin minum airnya dan Jojo ingin
memakan sabutnya.
Juju langsung dengan sigap
memanjat pohon itu. Sayang di tengah pohon kelapa yang dipanjat, Juju si kera
terperosok. Jojo tak mau kalah berusaha. Dia mendongakkan kepala. Dengan
lehernya yang panjang, dia mencoba meraih buah kelapa di atas. Namun sayang,
Jojo si jerapah tidak sampai mengambil buahnya.
Dalam keadaan itu, Juju si kera
seketika punya akal. Dia menaiki kepala temannya dan meminta Jojo si jerapah
untuk mendongakkan kepalanya lagi. Si kera berharap dengan bekerjasama begitu,
bisa meraih buah kelapa di atas.
Ide Juju ternyata berhasil. Dia
berhasil memetik buah kelapa berkat kerjasama dengan temannya. Kedua sabahat
itu pun bisa menikmati buah kelapa yang segar.
Pengertian Fabel
Fabel adalah cerita pendek
yang menceritakan tentang hewan. Tokoh-tokoh yang ada di dalam fabel adalah
berbagai jenis hewan. Cerita dalam fabel adalah cerita fiksi. Cerita
fiksi artinya cerita yang dibuat berdasarkan khayalan pengarang. Diantara ciri-ciri
fabel adalah memiliki pesan-pesan kebaikan di dalam ceritanya.
Unsur Intrinsik Fabel
Unsur intrinsik adalah
unsur yang membangun karya sastra. Diantaranya unsur intrinsik fabel
adalah peristiwa penting yang terjadi dalam fabel serta pesan atau nasihat yang
ingin disampaikan oleh fabel kepada pembaca.
Sebelum menceritakan isi fabel,
sebaiknya kamu harus memahami isi fabel terlebih dahulu. Misalnya, mengetahui
tokoh dan peristiwa yang terdapat dalam fabel. Pada fabel, tokoh ceritanya
adalah hewan yang memiliki karakter atau sifat seperti manusia.
KATA SAPAAN
Kata sapaan adalah kata yang
digunakan untuk menyapa atau menegur seseorang saat berbicara langsung.
Diantara bentuk kata sapaan adalah nama gelar atau profesi seseorang, seperti
dokter, tuan, ustadz, guru, dan tukang.
TEMA 8 SUBTEMA 1, 2, 3, dan 4
Penggunaan
Huruf Kapital
Huruf kapital
juga digunakan saat menulis kata Tuhan dan kata ganti Tuhan.
Contoh:
Sebelum
makan, kita harus berdoa kepada Allah Tuhan Yang Maha
Esa.
Huruf kapital
digunakan juga pada awal nama diri, nama sekolah, nama tempat lahir, nama
bulan, dan nama alamat rumah.
Contoh:
Nomor : 085733248733
Nama : Abdul Basith
Tempat, : Gresik
Tanggal Lahir : 1 Januari 2000
Alamat : Jalan Yos Sudarso No.
30 Sambogunung Dukun Gresik
Penggunaan
Tanda Titik
Pada umumnya
tanda titik digunakan untuk mengakhiri kalimat.
Tanda titik
juga pada penulisan waktu digunakan untuk memisahkan angka jam dan menit.
Contoh:
Pukul enam
dapat ditulis pukul 06.00.
Tanda titik
juga dipakai dalam singkatan nama orang,
Contoh:
A.
Basith, M. Sulaiman, M. Mukri Nabawi, A. Fahmi M.
Tanda titik
juga dipakai untuk memisahkan bilangan ribuan.
Contoh:
Jumlah ayat
dalam al-Qur’an ada 6.666 ayat.
Dibaca :
Jumlah ayat dalam al-Qur’an ada enam ribu enam ratus enam puluh enam ayat.
Kalimat
Tanya
Kata Tanya
dalam bahasa Indonesia diantaranya terdiri atas apa, dimana, kapan,
siapa, mengapa, bagaimana, dan berapa.
Tanda tanya
digunakan pada akhir kalimat tanya.
NO
|
Kata Tanya
|
Informasi yang Ditanyakan
|
1
|
Di mana
|
Tempat berlangsungnya suatu peristiwa
|
2
|
Kapan
|
Waktu terjadinya sebuah peristiwa
|
3
|
Siapa
|
Orang atau pelaku
|
4
|
Berapa
|
Banyak, jumlah, atau satuan
|
Penulisan
kalimat Tanya harus diakhiri dengan tanda tanya (?)
Contoh:
Apakah Abbas sudah membaca
al-Qur’an?

0 Response to "Modul Bahasa Indonesia Tematik Kelas 2 Tema 7 dan Tema 8 PAT Tahun 2019-2020"
Post a Comment